Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Markus 11-13
Markus 11
Yesus Masuk ke Yerusalem seperti Raja
1Ketika mereka hampir sampai di Yerusalem, dekat Betfage dan Betania, di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua murid-Nya,
2dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke desa yang ada di depanmu, dan segera setelah kamu memasukinya, kamu akan menemukan seekor keledai muda yang terikat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah kemari.
3Jika ada orang yang bertanya kepadamu, ‘Mengapa kamu melakukan ini?’, katakan, ‘Tuhan memerlukan keledai itu dan akan segera dikembalikan ke sini.’”
4Lalu, mereka pergi dan menemukan seekor keledai muda yang terikat di pintu, yang di luar, di jalan, lalu mereka melepaskannya.
5Beberapa orang yang berdiri di sana bertanya kepada mereka, “Apa yang kamu lakukan dengan melepaskan keledai itu?”
6Mereka menjawab seperti yang sudah Yesus katakan kepada mereka, dan orang-orang itu membiarkan mereka pergi.
7Lalu, mereka membawa keledai itu kepada Yesus, meletakkan jubah mereka di atas keledai itu, dan Yesus duduk di atasnya.
8Banyak orang membentangkan jubah mereka di jalan, dan yang lainnya menebarkan ranting-ranting yang mereka potong dari ladang.
9Orang banyak yang berjalan di depan dan yang mengikuti berseru, “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan.
10Diberkatilah kedatangan kerajaan Daud, nenek moyang kita! Hosana, di tempat yang mahatinggi!”
11Kemudian, Yesus masuk ke Yerusalem dan pergi ke dalam Bait Allah. Setelah melihat segala sesuatu di sekelilingnya, Dia pergi keluar Betania bersama dua belas murid-Nya karena hari sudah larut.
Yesus Mengutuk Pohon Ara
12Keesokan harinya, ketika mereka meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar.
13Ketika melihat dari kejauhan sebuah pohon ara yang berdaun, Dia pergi untuk melihat apakah ada yang bisa Dia temukan dari pohon itu. Namun, ketika sampai di pohon itu, Dia tidak menemukan apa-apa kecuali daun-daunnya sebab bukan musimnya buah ara.
14Yesus berkata kepada pohon itu, “Biarlah tidak ada orang yang pernah makan buah darimu lagi.” Dan, murid-murid-Nya mendengarnya.
Yesus Pergi ke Bait Allah
15Kemudian, mereka sampai di Yerusalem. Yesus masuk ke dalam Bait Allah dan mulai mengusir orang-orang yang sedang berjual beli di Bait Allah. Dia membalikkan meja-meja penukar uang dan kursi-kursi orang yang menjual burung-burung merpati,
16dan Dia tidak mengizinkan orang membawa barang-barang melewati Bait Allah.
17Kemudian, Yesus mengajar mereka dan berkata, “Bukankah tertulis, ‘Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi semua bangsa’? Akan tetapi, kamu telah membuatnya menjadi sarang perampok.”
18Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengarnya dan mencari cara bagaimana bisa membunuh-Nya. Namun, mereka takut pada-Nya karena kumpulan orang banyak itu terpesona oleh pengajaran-Nya.
19Ketika malam tiba, Yesus dan murid-murid-Nya pergi meninggalkan kota itu.
Milikilah Iman dalam Allah
20Pada pagi hari, ketika mereka sedang lewat, mereka melihat pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya.
21Petrus teringat dan berkata kepada Yesus, “Rabi, lihat! Pohon ara yang Engkau kutuk telah menjadi kering!”
22Yesus menjawab mereka, “Milikilah iman dalam Allah.
23Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, siapa pun yang berkata kepada gunung ini, ‘Terangkatlah dan terlemparlah ke dalam laut,’ dengan tidak ragu di dalam hatinya, tetapi percaya bahwa apa yang dia katakan akan terjadi, maka hal itu akan terjadi padanya.
24Sebab itu, Aku berkata kepadamu, apa saja yang kamu minta dalam doa, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan menjadi milikmu.
25Kapan pun kamu berdiri untuk berdoa, tetapi masih menyimpan kesalahan orang lain, ampunilah dia supaya Bapamu yang ada di surga mengampuni kamu akan kesalahan-kesalahanmu.
26Namun, jika kamu tidak mengampuni, Bapamu yang ada di surga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”
Pemimpin Yahudi Bertanya tentang Kuasa Yesus
27Kemudian, mereka datang lagi ke Yerusalem. Sementara Yesus berjalan di Bait Allah, imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat, dan tua-tua Yahudi datang kepada-Nya,
28dan berkata kepada-Nya, “Dengan kuasa apa Engkau melakukan hal-hal ini, atau siapa yang memberi-Mu kuasa untuk melakukan hal-hal ini?”
29Yesus berkata kepada mereka, “Aku akan bertanya satu pertanyaan kepadamu. Jawablah Aku, dan Aku akan katakan kepadamu dengan kuasa apa Aku melakukan hal-hal ini.
30Apakah baptisan Yohanes berasal dari surga atau dari manusia? Jawablah Aku!”
31Mereka berdiskusi satu dengan yang lain, katanya, “Jika kita menjawab, ‘Dari surga,’ Dia akan berkata, ‘Lalu, mengapa kamu tidak percaya kepadanya?’
32Akan tetapi, akankah kita menjawab, ‘Dari manusia’?” Para pemimpin itu takut kepada orang banyak karena mereka semua menganggap bahwa Yohanes benar-benar seorang nabi.
33Jadi, mereka menjawab Yesus, “Kami tidak tahu.” Karena itu, Yesus berkata kepada mereka, “Aku pun tidak akan mengatakan kepadamu dengan kuasa apakah Aku melakukan hal-hal ini.”
Markus 12
Perumpamaan tentang Penyewa Kebun Anggur yang Jahat
1Lalu, Yesus mulai berbicara kepada mereka dalam perumpamaan-perumpamaan, “Ada orang yang mengusahakan sebuah kebun anggur. Dia membangun pagar di sekelilingnya, dan menggali lubang untuk tempat memeras anggur, dan membangun sebuah menara pengawas. Kemudian, dia menyewakannya kepada penggarap-penggarap kebun dan pergi ke negeri yang lain.
2Waktu musim panen tiba, dia mengirim seorang pelayan kepada para penggarap kebun itu untuk menerima dari mereka buah dari kebun anggurnya.
3Akan tetapi, mereka menangkap pelayan itu, dan memukulinya, lalu mengusirnya dengan tangan kosong.
4Sekali lagi, dia mengirimkan pelayan yang lain kepada mereka, dan mereka memukuli kepalanya, dan memperlakukannya dengan cara yang memalukan.
5Dia mengirim lagi pelayan yang lain dan mereka membunuhnya. Demikian juga dengan banyak pelayan-pelayan lain, sebagian mereka pukul, dan sebagian mereka bunuh.
6Pemilik kebun itu masih memiliki satu lagi, yaitu anak yang dikasihinya. Akhirnya, dia mengirim anaknya itu kepada mereka, katanya, ‘Mereka akan menghormati anakku.’
7Akan tetapi, para penggarap kebun itu berkata satu kepada yang lain, ‘Ini adalah ahli warisnya. Ayo, kita bunuh dia dan warisannya akan menjadi milik kita.’
8Lalu, mereka menangkapnya, dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar dari kebun anggur.
9Apa yang akan dilakukan pemilik kebun anggur itu? Dia akan datang dan membinasakan para penggarap kebun anggur itu dan memberikan kebun anggur itu kepada orang lain.
10Belum pernahkah kamu membaca ayat Kitab Suci ini: ‘Batu yang ditolak oleh tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru.
11Inilah perbuatan Tuhan, bukankah ini sesuatu yang ajaib di mata kita’?”
12Kemudian, mereka berusaha menangkap-Nya, tetapi takut kepada orang banyak karena mereka tahu bahwa Yesus menyampaikan perumpamaan untuk melawan mereka. Karena itu, mereka meninggalkan Yesus dan pergi.
Tentang Membayar Pajak
13Kemudian, mereka mengirim beberapa orang Farisi dan orang-orang Herodian untuk menjebak Yesus dengan kata-kata yang diucapkan-Nya.
14Mereka datang dan berkata kepada Yesus, “Guru, kami tahu bahwa Engkau adalah orang yang benar dan tidak peduli apa pendapat orang lain. Sebab, Engkau tidak memandang orang, tetapi mengajarkan jalan Allah sesuai dengan kebenaran. Apakah melanggar hukum membayar pajak kepada kaisar? Atau, tidak?”
15“Haruskah kami membayar atau tidak?” Karena mengetahui akan kemunafikan mereka, Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu mencobai Aku? Berikan kepada-Ku uang 1 dinar untuk Aku lihat.”
16Lalu, mereka memberikannya, dan Yesus bertanya kepada mereka, “Gambar dan tulisan siapakah ini?” Mereka menjawab-Nya, “Gambar dan tulisan kaisar.”
17Yesus menjawab mereka, “Berikan kepada Kaisar apa yang menjadi milik kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi milik Allah.” Mereka pun kagum kepada Yesus.
Pertanyaan Orang Saduki untuk Menjebak Yesus
18Orang-orang Saduki, yang berkata bahwa tidak ada kebangkitan, datang kepada Yesus dan bertanya kepada-Nya, kata mereka,
19“Guru, Musa menulis untuk kita bahwa jika saudara dari saudara laki-lakinya mati dan meninggalkan seorang istri, tetapi tidak ada anak, saudaranya itu harus menikahi janda itu demi melangsungkan keturunan bagi saudaranya.
20Ada tujuh orang bersaudara. Saudara yang pertama mengambil seorang istri, dan saat mati, dia tidak meninggalkan keturunan.
21Lalu, saudara yang kedua menikahi perempuan itu, tetapi dia juga mati tanpa meninggalkan keturunan. Begitu juga dengan saudara yang ketiga.
22Dan, tidak satu pun dari tujuh saudara itu meninggalkan anak. Sampai pada akhirnya, perempuan itu juga mati.
23Pada hari kebangkitan, istri siapakah perempuan itu? Sebab, tujuh bersaudara itu sudah menikahinya.”
24Yesus menjawab mereka, “Bukankah ini yang membuatmu sesat, karena kamu tidak mengerti baik Kitab Suci maupun kuasa Allah?
25Sebab, ketika mereka bangkit dari antara orang mati, mereka tidak kawin ataupun dikawinkan, tetapi mereka seperti para malaikat di surga.
26Namun, tentang orang-orang mati yang dibangkitkan, tidakkah kamu membaca dalam kitab Musa, pada bagian tentang semak belukar, bagaimana Allah berbicara kepadanya, ‘Aku adalah Allah Abraham, dan Allah Ishak, dan Allah Yakub’?
27Dia bukan Allah orang mati, tetapi Allah orang yang hidup. Kamu benar-benar sesat!”
Perintah yang Paling Penting
28Satu dari para ahli Taurat datang dan mendengar mereka saling berdebat. Ketika dia melihat Yesus telah menjawab dengan sangat baik, dia bertanya kepada Yesus, “Perintah manakah yang paling utama dari semuanya?”
29Yesus menjawab, “Hukum yang paling utama adalah: ‘Dengarlah, hai orang-orang Israel! Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu satu.
30Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap pikiranmu, dan dengan segenap kekuatanmu.’
31Dan, yang kedua adalah: ‘Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.’ Tidak ada hukum yang lebih besar daripada ini.”
32Lalu, ahli Taurat itu berkata kepada Yesus, “Engkau benar, Guru. Engkau benar dengan mengatakan bahwa Dia adalah satu, dan tidak ada yang lain selain Dia.
33Mengasihi Dia dengan segenap hati, dan dengan segenap pengertian, dan dengan segenap kekuatan, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri, jauh lebih penting daripada semua kurban bakaran dan persembahan.”
34Kemudian, ketika Yesus melihat bahwa orang itu menjawab dengan bijaksana, Dia berkata kepadanya, “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah.” Sesudah itu, tidak ada lagi orang yang berani bertanya kepada Yesus.
Kristus adalah Tuhan
35Sementara mengajar di Bait Allah, Yesus berkata, “Bagaimana mungkin ahli-ahli Taurat berkata bahwa Kristus adalah anak Daud?
36Daud sendiri berkata di dalam Roh Kudus, ‘Tuhan berkata kepada Tuanku: Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Aku menempatkan musuh-musuh-Mu di bawah kaki-Mu.’
37Daud sendiri menyebut Dia ‘Tuhan’. Jadi, bagaimana mungkin Kristus adalah anaknya?” Dan, orang banyak mendengarkan dengan gembira.
Sikap terhadap Ahli-Ahli Taurat
38Dalam pengajaran-Nya, Yesus berkata, “Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat, yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima salam penghormatan di tempat-tempat umum,
39dan mendapat tempat duduk paling terhormat di sinagoge-sinagoge dan tempat-tempat perjamuan.
40Mereka merampas rumah-rumah para janda dan demi penampilan mengucapkan doa yang panjang-panjang. Mereka akan menerima hukuman yang lebih berat.”
Persembahan Sejati
41Yesus duduk berseberangan dengan kotak persembahan dan mengamati orang banyak yang memasukkan uang ke dalam kotak persembahan itu. Banyak orang kaya yang memberi dalam jumlah besar.
42Kemudian, seorang janda miskin datang dan memberi dua keping uang logam, senilai 1 sen.
43Lalu, Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, janda miskin ini telah memberi lebih banyak daripada semua yang memberi.
44Sebab, mereka semua memberi ke kotak persembahan dari kelimpahan mereka, tetapi janda miskin itu, dari kemiskinannya, dia memberikan semua yang dia miliki, yaitu semua nafkahnya.”
Markus 13
KHOTBAH YESUS TENTANG AKHIR ZAMAN<br/>PASAL 13<br/>Bait Allah akan Dirobohkan
1Ketika Yesus sedang meninggalkan Bait Allah, salah seorang murid-Nya berkata kepada-Nya, “Guru, lihat betapa indahnya batu-batu dan betapa indahnya bangunan-bangunan ini!”
2Yesus berkata kepadanya, “Apakah kamu melihat bangunan-bangunan yang megah ini? Tidak ada satu batu pun yang akan tinggal di atas batu lainnya yang tidak akan disingkirkan.”
Awal Mula Penderitaan
3Sementara Yesus sedang duduk di atas Bukit Zaitun yang menghadap ke Bait Allah, Petrus, dan Yakobus, dan Yohanes, dan Andreas bertanya kepada Yesus secara pribadi,
4“Katakanlah kepada kami, kapan hal-hal itu akan terjadi, dan apa tandanya saat semua itu akan digenapi?”
5Lalu, Yesus mulai berkata kepada mereka, “Berhati-hatilah agar tidak ada orang yang menyesatkan kamu.
6Banyak orang akan datang dalam nama-Ku, berkata, ‘Akulah Dia.’ Dan, mereka akan menyesatkan banyak orang.
7Ketika kamu mendengar adanya peperangan dan berita-berita tentang peperangan, jangan takut. Hal-hal ini harus terjadi, tetapi akhir dari semuanya belum terjadi.
8Sebab, bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan terjadi gempa bumi di berbagai tempat; akan ada kelaparan. Ini hanyalah permulaan dari rasa sakit melahirkan.
9Namun, berjaga-jagalah. Sebab, mereka akan menyerahkanmu kepada pengadilan, dan kamu akan dipukuli di sinagoge-sinagoge dan kamu akan berdiri di hadapan gubernur dan raja-raja karena Aku, untuk memberi kesaksian bagi mereka.
10Injil harus pertama-tama diberitakan kepada semua bangsa.
11Ketika mereka menangkapmu dan menyerahkanmu, jangan dahulu khawatir dengan apa yang akan kamu katakan, tetapi katakanlah apa yang dikaruniakan kepadamu saat itu karena bukan kamu yang berbicara, melainkan Roh Kudus.
12Saudara laki-laki akan menyerahkan saudara laki-laki kepada kematian, dan ayah kepada anaknya. Anak-anak akan bangkit melawan orang tuanya dan membuat mereka dibunuh.
13Kamu akan dibenci oleh semua orang karena nama-Ku. Akan tetapi, orang yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan.”
Hal Jahat yang Menyebabkan Kehancuran
14“Namun, ketika kamu melihat pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak seharusnya (biarlah para pembaca mengerti), maka biarkan mereka yang ada di Yudea melarikan diri ke pegunungan.
15Biarlah orang yang ada di atas atap rumah jangan turun atau masuk ke dalam rumah untuk mengambil apa pun.
16Biarlah orang yang ada di ladang jangan kembali untuk mengambil jubahnya.
17Celakalah perempuan yang sedang hamil dan mereka yang sedang menyusui bayi-bayinya pada saat itu.
18Berdoalah agar hal-hal ini tidak terjadi pada musim dingin.
19Sebab, pada saat itu, akan terjadi penderitaan yang sedemikian besar yang belum pernah terjadi sejak permulaan penciptaan, yang Tuhan ciptakan sampai sekarang, dan tidak akan pernah terjadi lagi.
20Jika Tuhan tidak mempersingkat hari-hari itu, tidak ada manusia yang akan selamat. Akan tetapi, demi orang pilihan yang Dia pilih, Dia mempersingkat hari-hari itu.
21Kemudian, jika ada orang yang berkata kepadamu, ‘Lihat, Kristus ada di sini!’ Atau, ‘Lihat, Dia ada di sana!’ jangan percaya.
22Sebab, kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan memperlihatkan tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban, jika mungkin, untuk menyesatkan orang-orang pilihan.
23Berjaga-jagalah! Aku sudah memberitahukan semua ini kepadamu sebelumnya.
24Namun, pada hari-hari itu, setelah kesengsaraan besar, ‘Matahari akan dijadikan gelap, dan bulan tidak akan bersinar.
25Bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa di langit akan diguncangkan.’”
Kedatangan Anak Manusia
26“Kemudian, mereka akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan kuasa dan kemuliaan yang besar.
27Lalu, Dia akan mengutus malaikat-malaikat dan mengumpulkan orang-orang pilihan dari empat arah mata angin, dari ujung-ujung bumi sampai ujung-ujung langit.”
28“Ambillah pelajaran dari pohon ara: Segera sesudah dahan-dahannya menjadi lunak dan ia menggugurkan daun-daunnya, maka ketahuilah bahwa musim panas sudah dekat.
29Begitu juga ketika kamu melihat hal-hal ini terjadi, ketahuilah bahwa Dia sudah dekat, di ambang pintu.
30Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, generasi ini tidak akan berlalu sampai semua ini terjadi.
31Langit dan bumi akan berlalu, tetapi firman-Ku tidak akan berlalu.”
Waspada dan Berjaga-Jagalah
32“Akan tetapi, tentang hari atau jam itu, tidak ada seorang pun yang tahu, bahkan malaikat-malaikat di surga, juga Anak, hanya Bapa saja yang tahu.
33Perhatikanlah, bersiap-siaplah. Sebab, kamu tidak tahu kapan waktunya akan datang.
34Ini seperti orang yang akan pergi melakukan perjalanan. Ketika dia meninggalkan rumah dan memberikan kuasa kepada pelayan-pelayannya, masing-masing dengan pekerjaannya, dan memerintahkan penjaga pintu untuk tetap berjaga-jaga.
35Karena itu, berjaga-jagalah, karena kamu tidak tahu kapan tuan rumah itu akan datang, malam hari, atau tengah malam, atau ketika ayam berkokok, atau pagi hari,
36jangan sampai dia tiba-tiba datang dan mendapati kamu sedang tidur.
37Apa yang Aku katakan kepadamu ini, Aku katakan kepada semua orang: ‘Berjaga-jagalah!’”
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365