Yohanes 2-5
Yohanes 2
Air Dijadikan Anggur
1Pada hari yang ketiga, ada pesta perkawinan di Kana, Galilea, dan ibu Yesus ada di sana.
2Yesus dan murid-murid-Nya juga diundang ke pesta perkawinan itu.
3Ketika air anggur habis, ibu Yesus berkata kepada-Nya, “Mereka kehabisan air anggur.”
4Yesus menjawab, “Perempuan, apa hubungannya dengan-Ku? Waktu-Ku belum tiba.”
5Ibu Yesus berkata kepada para pelayan, “Apa pun yang Dia katakan kepadamu, lakukan itu.”
6Di sana, ada enam tempayan dari batu, yang biasa dipakai orang Yahudi pada upacara penyucian. Masing-masing tempayan itu muat kira-kira dua atau tiga buyung.
7Yesus berkata kepada para pelayan, “Isilah tempayan-tempayan itu dengan air.” Dan, mereka mengisi tempayan-tempayan itu dengan air sampai penuh.
8Kemudian, Yesus berkata kepada mereka, “Sekarang, ambillah sedikit dan bawalah kepada pemimpin pesta.” Lalu, mereka membawanya kepada pemimpin pesta.
9Ketika pemimpin pesta mencicipi air yang sudah dijadikan anggur itu, dan dia tidak mengetahui dari mana itu berasal (tetapi para pelayan yang mengambil air itu tahu), maka pemimpin pesta itu memanggil mempelai laki-laki,
10dan berkata kepadanya, “Setiap orang menghidangkan air anggur yang baik terlebih dahulu dan ketika semua orang puas minum, barulah dihidangkan air anggur yang kurang baik. Namun, engkau menyimpan air anggur yang baik sampai sekarang.”
11Tanda ajaib pertama ini Yesus lakukan di Kana, Galilea, dan menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.
12Sesudah itu, Yesus turun ke Kapernaum bersama ibu, saudara-saudara, dan murid-murid-Nya. Mereka tinggal di sana selama beberapa hari.
Yesus di Bait Allah
13Hari Raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, dan Yesus pun naik ke Yerusalem.
14Di Bait Allah, Dia melihat orang-orang menjual sapi, domba, dan merpati, serta para penukar uang duduk di sana.
15Yesus membuat cambuk dari tali dan mengusir mereka semua keluar dari Bait Allah, termasuk semua domba dan sapi mereka. Ia juga membuang uang-uang koin dari para penukar uang dan membalikkan meja-meja mereka.
16Kepada para pedagang merpati, Yesus berkata, “Bawa keluar semua ini dari sini! Jangan menjadikan rumah Bapa-Ku tempat untuk berjual beli!”
17Murid-murid-Nya teringat bahwa ada tertulis: “Cinta akan rumah-Mu, menghanguskan Aku.”
18Kemudian, orang-orang Yahudi menjawab dan berkata kepada-Nya, “Tanda ajaib apa yang Engkau tunjukkan kepada kami sehingga Engkau berhak melakukan hal-hal ini?”
19Yesus menjawab dan berkata kepada mereka, “Hancurkan Bait Allah ini dan dalam tiga hari Aku akan membangunnya kembali.”
20Lalu, orang-orang Yahudi itu menjawab kepada-Nya, “Perlu 46 tahun untuk membangun Bait Allah ini, dan Engkau akan membangunnya dalam waktu tiga hari?”
21Namun, yang Yesus maksudkan Bait Allah adalah tubuh-Nya sendiri.
22Karena itu, ketika Yesus dibangkitkan dari antara orang mati, murid-murid-Nya teringat akan perkataan ini; dan mereka percaya kepada Kitab Suci dan perkataan yang Yesus ucapkan.
23Ketika Yesus berada di Yerusalem selama Perayaan Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya karena melihat tanda-tanda ajaib yang dilakukan-Nya.
24Akan tetapi, Yesus sendiri tidak memercayakan diri-Nya kepada mereka karena Dia mengenal semua orang,
25dan tidak membutuhkan siapa pun untuk memberi kesaksian tentang manusia, sebab Dia tahu apa yang ada dalam hati manusia.
Yohanes 3
Arti Dilahirkan Kembali
1Ada seorang Farisi bernama Nikodemus. Dia adalah seorang pemimpin bangsa Yahudi.
2Suatu malam, dia datang kepada Yesus dan berkata, “Rabi, kami tahu bahwa Engkau adalah Guru yang datang dari Allah karena tidak ada seorang pun yang dapat melakukan tanda-tanda ajaib yang Engkau lakukan, kecuali Allah ada bersamanya.”
3Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan kembali, dia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”
4Nikodemus bertanya, “Bagaimana mungkin seseorang dapat dilahirkan kembali kalau dia sudah tua? Dapatkah dia masuk lagi ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan kembali?”
5Yesus menjawab kepadanya, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, jika seseorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, dia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
6Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh.
7Janganlah heran karena Aku berkata kepadamu, ‘Kamu harus dilahirkan kembali.’
8Angin bertiup ke mana pun ia mau, dan kamu mendengar bunyinya, tetapi kamu tidak tahu dari mana asalnya dan ke mana ia akan pergi. Begitu juga dengan setiap orang yang dilahirkan dari Roh.”
9Nikodemus menjawab dan berkata kepada-Nya, “Bagaimana mungkin semua hal itu terjadi?”
10Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Bukankah kamu guru orang Israel, tetapi kamu tidak mengerti semua hal ini?
11Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu bahwa kami berbicara tentang apa yang kami ketahui dan memberi kesaksian tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
12Kalau Aku memberitahumu tentang hal-hal duniawi saja kamu tidak percaya, bagaimana mungkin kamu akan percaya kalau Aku memberitahumu tentang hal-hal surgawi?
13Tidak seorang pun pernah naik ke surga, kecuali Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia.
14Sama seperti Musa menaikkan ular tembaga di padang belantara, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan,
15supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya mendapatkan hidup yang kekal.
16Karena Allah sangat mengasihi dunia ini, Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal.
17Karena Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan supaya dunia diselamatkan melalui Anak-Nya.
18Orang yang percaya kepada-Nya tidak akan dihukum, tetapi orang yang tidak percaya sudah berada di bawah hukuman karena dia tidak percaya pada nama Anak Tunggal Allah.
19Inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang karena apa yang mereka lakukan adalah jahat.
20Karena setiap orang yang berbuat jahat membenci Terang dan tidak datang juga kepada Terang itu supaya perbuatan-perbuatannya tidak diungkit-ungkit.
21Akan tetapi, orang yang melakukan kebenaran datang kepada Terang itu supaya dinyatakan perbuatan-perbuatannya itu dilakukannya di dalam Allah.”
Yohanes Bersaksi tentang Yesus
22Sesudah itu, Yesus dan para murid-Nya pergi ke tanah Yudea. Di sana, Dia menghabiskan waktu bersama mereka dan membaptis.
23Yohanes juga membaptis di Ainon dekat Salim karena ada banyak air di sana. Orang-orang berdatangan dan dibaptis.
24Waktu itu, Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.
25Lalu, timbul perdebatan di antara beberapa murid Yohanes dan seorang Yahudi mengenai penyucian.
26Mereka menemui Yohanes dan berkata, “Guru, orang yang bersamamu di seberang Yordan, yang tentang Dia engkau telah bersaksi, lihatlah, Dia juga membaptis dan semua orang datang kepada-Nya.”
27Yohanes menjawab, “Manusia tidak dapat menerima apa pun, kecuali hal itu diberikan kepadanya dari surga.
28Kamu sendiri dapat memberi kesaksian bahwa aku pernah berkata, ‘Aku bukan Mesias,’ tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
29Orang yang memiliki mempelai perempuan adalah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dan mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki. Jadi, sukacitaku ini telah dijadikan penuh.
30Dia harus semakin besar dan aku harus semakin kecil.”
31“Dia yang datang dari atas adalah di atas semuanya, Dia yang berasal dari bumi adalah dari bumi dan berbicara tentang hal-hal yang ada di bumi. Dia yang datang dari surga adalah di atas segala sesuatu.
32Dia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat dan didengar-Nya, tetapi orang-orang tidak menerima kesaksian-Nya.
33Orang yang menerima kesaksian-Nya mengakui dengan sungguh bahwa Allah itu benar.
34Sebab, orang yang diutus Allah akan menyampaikan perkataan Allah karena Allah memberikan Roh yang tidak terbatas.
35Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu ke dalam tangan-Nya.
36Orang yang percaya kepada Anak memiliki hidup yang kekal, tetapi orang yang tidak menaati Anak tidak akan melihat kehidupan, melainkan murka Allah tetap ada padanya.”
Yohanes 4
Percakapan Yesus dengan Perempuan Samaria
1Ketika Tuhan mengetahui kalau orang-orang Farisi telah mendengar bahwa Dia menghasilkan dan membaptis lebih banyak murid daripada Yohanes,
2(meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya),
3Dia meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
4Namun, Dia harus melewati wilayah Samaria.
5Lalu, Yesus sampai di Samaria, di sebuah kota yang bernama Sikhar, yang terletak di dekat tanah yang dahulu diberikan Yakub kepada anaknya, Yusuf.
6Sumur Yakub ada di sana. Kemudian, Yesus, yang lelah karena perjalanan, duduk di pinggir sumur itu. Saat itu, kira-kira jam keenam.
7Datanglah seorang perempuan Samaria untuk menimba air. Yesus berkata kepadanya, “Berilah Aku minum.”
8(Sebab, murid-murid-Nya telah pergi ke kota untuk membeli makanan.)
9Perempuan Samaria itu berkata kepada Yesus, “Bagaimana mungkin Engkau, orang Yahudi, meminta air minum kepadaku yang adalah perempuan Samaria?” (Sebab, orang Yahudi tidak bertegur sapa dengan orang Samaria.)
10Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Jika kamu tahu tentang karunia Allah dan tahu siapa yang berkata kepadamu, ‘Berilah Aku minum,’ kamu pasti akan meminta kepada-Nya, dan Dia akan memberimu air hidup.”
11Perempuan itu berkata kepada-Nya, “Tuan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini sangat dalam, dari mana Engkau akan memperoleh air hidup itu?
12Apakah Engkau lebih besar daripada nenek moyang kami, Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari sumur ini beserta semua anak dan ternaknya?”
13Yesus menjawab dan berkata kepadanya, “Setiap orang yang minum dari air ini akan haus lagi,
14tetapi orang yang minum dari air yang Kuberikan kepadanya tidak akan pernah haus lagi; melainkan air yang Kuberikan kepadanya itu akan menjadi mata air dalam dirinya yang akan terus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”
15Perempuan itu berkata kepada Yesus, “Tuan, berilah aku air itu supaya aku tidak akan haus lagi dan aku tidak perlu datang lagi ke sini untuk menimba air.”
16Yesus berkata kepadanya, “Pergilah, panggil suamimu dan kembalilah ke sini.”
17Perempuan itu menjawab, “Aku tidak mempunyai suami.” Yesus berkata kepadanya, “Kamu benar saat berkata, ‘Aku tidak mempunyai suami.’
18Sebab, kamu sudah pernah memiliki lima suami, dan laki-laki yang tinggal bersamamu sekarang bukanlah suamimu. Dalam hal ini, kamu berkata benar.”
19Perempuan itu berkata kepada-Nya, “Tuan, aku tahu bahwa Engkau adalah seorang nabi.
20Nenek moyang kami menyembah di gunung ini, tetapi bangsa-Mu mengatakan bahwa Yerusalemlah tempat orang harus menyembah.”
21Yesus berkata kepadanya, “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan! Akan tiba saatnya ketika bukan di gunung ini ataupun di Yerusalem orang menyembah Bapa.
22Kamu menyembah yang tidak kamu kenal, tetapi kami menyembah yang kami kenal karena keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
23Namun, akan tiba saatnya, yaitu sekarang, penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menuntut yang seperti itu untuk menyembah Dia.
24Allah adalah Roh dan mereka yang menyembah Dia harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”
25Perempuan itu berkata kepada-Nya, “Aku tahu bahwa Mesias akan datang (Dia yang disebut Kristus). Ketika Dia datang, dia akan memberitahukan segala sesuatu kepada kami.”
26Yesus berkata kepadanya, “Aku, yang sedang berbicara kepadamu adalah Dia.”
27Saat itu, murid-murid-Nya datang dan mereka heran melihat Yesus sedang berbincang dengan seorang perempuan. Namun, tidak seorang pun yang bertanya kepada-Nya, “Apa yang Engkau cari?” atau “Mengapa Engkau berbincang dengan dia?”
28Kemudian, perempuan itu meninggalkan kendi airnya dan pergi ke kota serta berkata kepada orang-orang di sana,
29“Mari, lihatlah ada Seseorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kulakukan. Mungkinkah Dia Mesias itu?”
30Mereka pun pergi ke luar kota dan menemui Yesus.
31Sementara itu, murid-murid-Nya mendesak Yesus dengan berkata, “Rabi, makanlah.”
32Namun, Yesus berkata kepada mereka, “Aku punya makanan yang tidak kamu kenal.”
33Lalu, murid-murid bertanya satu kepada yang lain, “Apakah ada orang yang membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?”
34Yesus berkata kepada mereka, “Makanan-Ku adalah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
35Bukankah kamu berkata, ‘Empat bulan lagi musim panen tiba’? Lihatlah, Aku berkata kepadamu, bukalah matamu dan lihatlah ladang-ladang telah menguning untuk dituai.
36Sekarang juga, dia yang menuai telah menerima upahnya dan mengumpulkan buah untuk hidup kekal sehingga penuai dan penabur dapat bersukacita bersama-sama.
37Dalam hal ini, perkataan ini benar, ‘Yang seorang menabur dan yang lain menuai.’
38Aku mengutus kamu untuk menuai sesuatu yang tidak kamu kerjakan; orang lain sudah mengerjakannya dan kamu telah masuk ke dalam pekerjaan mereka.”
39Banyak orang Samaria dari kota itu menjadi percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi, “Dia memberitahuku semua hal yang telah kulakukan.”
40Jadi, ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta-Nya untuk tinggal bersama mereka dan Yesus tinggal di sana selama dua hari.
41Dan, ada lebih banyak orang lagi yang percaya karena perkataan Yesus sendiri.
42Mereka berkata kepada perempuan itu, “Bukan lagi karena perkataanmu kami menjadi percaya, melainkan karena kami sendiri telah mendengar, dan kami tahu bahwa Dia ini benar-benar Juru Selamat dunia.”
Anak Pegawai Istana Disembuhkan
43Setelah dua hari, Yesus meninggalkan tempat itu dan menuju Galilea.
44(Sebelumnya, Yesus sendiri telah memberikan kesaksian bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri.)
45Ketika Yesus tiba di Galilea, orang-orang Galilea menyambut-Nya karena mereka telah melihat segala sesuatu yang dikerjakan Yesus dalam perayaan Paskah di Yerusalem karena mereka juga pergi ke perayaan itu.
46Karena itu, Yesus datang lagi ke Kana, Galilea, tempat Dia pernah membuat air menjadi air anggur. Di Kapernaum ada seorang pegawai istana yang anak laki-lakinya sedang sakit.
47Ketika pegawai istana itu mendengar bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, dia pergi menemui dan memohon kepada Yesus supaya datang dan menyembuhkan anaknya karena anaknya sudah hampir mati.
48Lalu, Yesus berkata kepadanya, “Kalau kamu tidak melihat tanda-tanda dan hal-hal ajaib, kamu tidak mau percaya.”
49Pegawai istana itu berkata, “Tuan, datanglah sebelum anakku mati.”
50Yesus berkata kepadanya, “Pulanglah, anakmu hidup!” Orang itu percaya pada perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya dan pergilah orang itu.
51Saat pegawai istana itu masih dalam perjalanan, budak-budaknya bertemu dengannya dan memberi tahu bahwa anak laki-lakinya hidup.
52Pegawai istana itu bertanya kepada mereka tentang jam berapa kondisi anaknya mulai membaik. Dan, mereka menjawab, “Kemarin, kira-kira jam ketujuh demamnya hilang.”
53Ayah anak itu tahu, pada waktu itulah Yesus berkata kepadanya, “Anakmu hidup.” Jadi, pegawai istana itu dan seluruh keluarganya menjadi percaya kepada Yesus.
54Itulah tanda ajaib kedua yang dilakukan Yesus setelah pulang dari Yudea ke Galilea.
Yohanes 5
Seorang Pria Disembuhkan di Kolam Betesda
1Setelah semua itu, ada perayaan hari raya orang Yahudi dan Yesus naik ke Yerusalem.
2Di Yerusalem, di dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda, yang memiliki lima serambi.
3Di serambi-serambi itu, ada banyak orang sakit berbaring: orang buta, orang timpang, dan orang lumpuh (mereka menantikan air di kolam itu bergolak.
4Sebab, pada saat-saat tertentu, malaikat Tuhan akan turun ke kolam dan menggerakkan airnya. Orang yang pertama kali masuk ke kolam setelah airnya bergolak, akan disembuhkan dari penyakit apa pun yang dideritanya).
5Di situ, ada orang yang sudah sakit selama 38 tahun.
6Ketika Yesus melihat dia berbaring di situ dan mengetahui bahwa dia sudah lama sekali menderita sakit, Yesus bertanya kepadanya, “Apakah kamu mau disembuhkan?”
7Orang sakit itu menjawab kepada-Nya, “Tuan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam saat airnya bergolak, tetapi sementara aku berusaha, orang lain sudah turun mendahuluiku.”
8Yesus berkata kepadanya, “Berdirilah! Angkatlah kasurmu dan berjalanlah.”
9Saat itu juga, orang itu disembuhkan, dia mengangkat kasurnya, dan berjalan. Namun, hari itu adalah hari Sabat.
10Karena itu, orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang disembuhkan itu, “Hari ini adalah hari Sabat, kamu tidak boleh mengangkat kasurmu.”
11Akan tetapi, dia menjawab, “Orang yang menyembuhkanku, Dialah yang berkata kepadaku, ‘Angkatlah kasurmu dan berjalanlah.’”
12Mereka bertanya kepadanya, “Siapakah Orang yang berkata kepadamu, ‘Angkatlah kasurmu dan berjalanlah’?”
13Namun, orang yang telah disembuhkan itu tidak tahu siapa Dia karena Yesus sudah menyelinap dari orang banyak di tempat itu.
14Sesudah itu, Yesus bertemu lagi dengan orang itu di Bait Allah dan berkata kepadanya, “Dengar, kamu sudah sembuh. Jangan berbuat dosa lagi supaya tidak terjadi hal yang lebih buruk kepadamu!”
15Orang itu pergi dan menceritakan kepada orang-orang Yahudi bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkannya.
16Karena itu, orang-orang Yahudi menganiaya Yesus karena Dia melakukan semua itu pada hari Sabat.
17Akan tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Bapa-Ku masih bekerja sampai saat ini, maka Aku pun masih bekerja.”
18Jawaban itu membuat orang-orang Yahudi berusaha lebih keras lagi untuk membunuh Yesus, bukan hanya karena Yesus melanggar hari Sabat, melainkan juga karena menyebut Allah sebagai Bapa-Nya sendiri, yang berarti menyamakan diri-Nya sendiri dengan Allah.
Kuasa Allah dalam Yesus
19Kemudian, Yesus menjawab mereka, kata-Nya, “Sesungguhnya-sungguhnya, Aku berkata kepadamu, Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jika Dia tidak melihat Bapa mengerjakannya; karena apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
20Sebab, Bapa mengasihi Anak dan memperlihatkan kepada Anak segala sesuatu yang Dia sendiri lakukan, dan Bapa juga akan memperlihatkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi supaya kamu takjub.
21Sebab, sama seperti Bapa membangkitkan orang mati dan memberi mereka kehidupan, demikian juga Anak memberi kehidupan kepada siapa yang Ia ingini.
22Bapa tidak menghakimi siapa pun, tetapi telah memberikan seluruh penghakiman itu kepada Anak,
23supaya semua orang akan menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Orang yang tidak menghormati Anak, tidak menghormati Bapa yang mengutus-Nya.
24Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, orang yang mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku memiliki hidup kekal, dan tidak masuk ke dalam penghakiman karena dia sudah pindah dari kematian ke kehidupan.
25Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, waktunya akan tiba dan telah tiba sekarang, ketika orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah dan mereka yang mendengar itu akan hidup.
26Karena sebagaimana Bapa memiliki hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga Dia memberikan kepada Anak hidup dalam diri-Nya sendiri,
27dan Bapa memberi kuasa kepada Anak untuk menjalankan penghakiman karena Dia adalah Anak Manusia.
28Jangan heran akan hal ini karena saatnya akan tiba ketika semua orang yang ada di dalam kubur akan mendengar suara-Nya
29dan mereka akan keluar, yaitu mereka yang telah berbuat baik akan menuju kebangkitan hidup, sedangkan mereka yang berbuat jahat, menuju kebangkitan penghakiman.
30Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri. Aku menghakimi sesuai yang Aku dengar dan penghakiman-Ku adil karena Aku tidak mencari kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”
Kesaksian tentang Yesus Berasal dari Allah Bapa
31“Jika Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, kesaksian-Ku tidak benar.
32Akan tetapi, ada yang lain yang bersaksi tentang Aku, dan Aku tahu bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku itu benar.
33Kamu sudah mengutus orang kepada Yohanes dan dia telah memberikan kesaksian tentang kebenaran.
34Akan tetapi, kesaksian yang Aku terima bukan dari manusia. Aku mengatakan hal ini supaya kamu diselamatkan.
35Yohanes adalah pelita yang menyala dan bercahaya, dan kamu ingin bersukacita sesaat dalam cahayanya.
36Akan tetapi, kesaksian yang Aku miliki lebih besar daripada kesaksian Yohanes. Sebab, pekerjaan-pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku untuk Kuselesaikan, yaitu pekerjaan-pekerjaan yang sedang Kulakukan sekarang, memberikan kesaksian tentang Aku bahwa Bapalah yang mengutus Aku.
37Dan, Bapa yang mengutus Aku itu sendiri telah memberi kesaksian tentang Aku. Akan tetapi, kamu tidak pernah mendengar suara-Nya ataupun melihat rupa-Nya.
38Dan, firman-Nya tidak tinggal dalam hatimu karena kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
39Kamu mempelajari Kitab Suci karena kamu menyangka bahwa di dalam Kitab Suci kamu akan mendapatkan hidup yang kekal; dan Kitab Suci itu juga memberi kesaksian tentang Aku,
40tetapi kamu tidak mau datang kepada-Ku supaya kamu hidup.
41Aku tidak menerima kemuliaan dari manusia.
42Namun, Aku mengenal kamu bahwa kamu tidak mempunyai kasih Allah dalam dirimu.
43Aku datang atas nama Bapa-Ku, tetapi kamu tidak menerima Aku. Jika orang lain datang atas nama mereka sendiri, kamu akan menerimanya.
44Bagaimanakah kamu dapat percaya jika kamu menerima pujian dari seorang akan yang lain dan tidak mencari pujian yang datang dari Allah yang Esa?
45Jangan menyangka bahwa Aku akan mendakwamu di hadapan Bapa; yang mendakwamu adalah Musa, yaitu orang yang kepadanya kamu berharap.
46Sebab, jika kamu percaya kepada Musa, kamu harusnya percaya kepada-Ku karena Musa menulis tentang Aku.
47Akan tetapi, jika kamu tidak percaya pada apa yang Musa tulis, bagaimana mungkin kamu percaya pada perkataan-Ku?”