Yohanes 9-11
Yohanes 9
Orang yang Buta Sejak Lahir Disembuhkan
1Ketika Yesus sedang berjalan, Dia melihat orang yang buta sejak lahirnya.
2Murid-murid Yesus bertanya kepada-Nya, “Guru, siapakah yang berdosa, orang ini atau orang tuanya sehingga dia dilahirkan buta?”
3Yesus menjawab, “Bukan dia ataupun orang tuanya berdosa, melainkan supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.
4Kita harus mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Dia yang mengutus Aku selama hari masih siang; malam akan datang saat tidak ada seorang pun dapat bekerja.
5Selama Aku masih di dunia, Akulah terang dunia.”
6Setelah mengatakan demikian, Yesus meludah ke tanah dan mengaduk ludah-Nya dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang itu,
7dan berkata kepadanya, “Pergi, basuhlah dirimu di kolam Siloam.” Siloam artinya “diutus”. Lalu, orang itu pergi, membasuh dirinya, dan dia kembali dengan melihat.
8Para tetangga dan mereka yang sebelumnya melihat dia sebagai orang buta berkata, “Bukankah orang ini yang biasanya duduk dan mengemis?”
9Sebagian orang berkata, “Ya, dialah pengemis itu.” Yang lain berkata, “Bukan, dia hanya mirip dengan pengemis itu.” Namun, orang yang tadinya buta itu berkata, “Akulah pengemis itu.”
10Lalu, orang-orang itu berkata kepadanya, “Bagaimana matamu bisa dicelikkan?”
11Orang itu menjawab, “Orang yang bernama Yesus itu mengaduk tanah dan mengoleskannya pada mataku. Kemudian, Dia berkata kepadaku, ‘Pergi ke Siloam dan basuhlah dirimu.’ Jadi, aku pergi dan membasuh diri, dan aku dapat melihat.”
12Mereka berkata kepadanya, “Di manakah Orang itu?” Dia menjawab, “Aku tidak tahu.”
13Kemudian, mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi.
14Adapun hari ketika Yesus mengaduk tanah dan membuka mata orang itu adalah hari Sabat.
15Karena itu, orang-orang Farisi sekali lagi menanyakan kepada orang itu bagaimana dia dapat melihat. Dia berkata kepada mereka, “Dia mengoleskan adukan tanah ke mataku, dan aku membasuh diri dan aku dapat melihat.”
16Karena itu, beberapa orang Farisi itu berkata, “Orang itu tidak berasal dari Allah karena Dia tidak mematuhi hari Sabat.” Akan tetapi, yang lain berkata, “Bagaimana mungkin orang yang berdosa dapat melakukan tanda ajaib seperti ini?” Karena itu, timbullah perpecahan di antara mereka.
17Jadi, mereka kembali bertanya pada orang buta itu, “Apa pendapatmu tentang Dia karena Dia telah membukakan matamu?” Dia menjawab, “Dia adalah seorang Nabi.”
18Orang-orang Yahudi itu tetap tidak percaya bahwa orang itu tadinya memang buta dan sekarang dapat melihat, sampai mereka memanggil orang tua dari orang yang sekarang dapat melihat itu,
19dan bertanya kepada mereka, “Apakah ini anakmu, yang kamu katakan buta sejak lahir? Kalau begitu, bagaimana dia sekarang dapat melihat?”
20Orang tuanya menjawab mereka dan berkata, “Kami tahu bahwa dia anak kami dan bahwa dia buta sejak lahir,
21tetapi bagaimana sekarang dia dapat melihat, kami tidak tahu; atau siapa yang telah membuka matanya, kami tidak tahu. Tanyakan saja padanya, dia sudah dewasa; dia akan berbicara untuk dirinya sendiri.”
22Orang tuanya mengatakan demikian karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Sebab, orang-orang Yahudi itu telah sepakat, bahwa setiap orang yang mengakui Yesus sebagai Kristus, akan dikucilkan dari sinagoge.
23Itulah sebabnya, orang tuanya berkata, “Dia sudah dewasa, tanyakan saja kepadanya.”
24Jadi, untuk kedua kalinya, orang-orang Yahudi memanggil orang yang tadinya buta itu, dan berkata kepadanya, “Berikan kemuliaan bagi Allah, kami tahu bahwa Orang ini berdosa.”
25Dia menjawab, “Apakah Orang itu orang berdosa atau tidak, aku tidak tahu; satu hal yang aku tahu, sebelumnya aku buta, tetapi sekarang aku melihat.”
26Mereka berkata kepadanya, “Apa yang Dia lakukan kepadamu? Bagaimana Dia membuka matamu?”
27Dia menjawab mereka, “Aku sudah mengatakannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya; mengapa kamu ingin mendengarkannya lagi? Apakah kamu ingin menjadi murid-Nya juga?”
28Kemudian, mereka menghina dia dan berkata, “Kamulah murid Orang itu, tetapi kami adalah murid-murid Musa.
29Kami tahu bahwa Allah telah berbicara kepada Musa, tetapi tentang Orang itu, kami tidak tahu dari mana Dia berasal!”
30Orang itu menjawab dan berkata kepada mereka, “Sungguh aneh bahwa kamu tidak tahu dari mana Dia berasal, padahal Dia telah membuka mataku.
31Kita tahu bahwa Allah tidak mendengarkan orang berdosa, tetapi siapa pun yang takut akan Allah dan melakukan kehendak-Nya, Allah mendengarkan dia.
32Dari dahulu sampai sekarang, belum pernah didengar bahwa seseorang membuka mata orang yang buta sejak lahir.
33Jika Orang itu tidak berasal dari Allah, Dia tidak dapat berbuat apa-apa.”
34Orang-orang Yahudi itu menjawab dan berkata kepadanya, “Kamu lahir penuh dengan dosa, dan kamu mau menggurui kami?” Lalu, mereka mengusir orang itu.
35Yesus mendengar bahwa orang-orang Yahudi telah mengusir orang buta itu; ketika Yesus bertemu dengan dia, Yesus berkata, “Apakah kamu percaya kepada Anak Manusia?”
36Orang itu menjawab, “Siapakah Dia itu, Tuhan, supaya Aku percaya kepada-Nya?”
37Yesus berkata kepadanya, “Kamu telah melihat Dia. Dia adalah yang sedang berbicara denganmu.”
38Orang itu menjawab, “Tuhan, aku percaya!” Kemudian, dia sujud di hadapan-Nya.
39Yesus berkata, “Untuk penghakiman, Aku datang ke dunia ini supaya mereka yang tidak melihat, dapat melihat, dan mereka yang melihat, menjadi buta.”
40Beberapa orang Farisi yang ada di dekat-Nya mendengar hal itu, dan berkata kepada-Nya, “Apakah kami juga buta?”
41Yesus berkata kepada mereka, “Jika kamu buta, kamu tidak memiliki dosa; tetapi karena kamu berkata, ‘Kami melihat,’ dosamu tetap ada.”
Yohanes 10
Yesus Gembala yang Baik
1Yesus berkata, “Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, orang yang masuk ke kandang domba dengan tidak melalui pintu, melainkan dengan memanjat melalui jalan lain, orang itu adalah pencuri dan perampok.
2Akan tetapi, orang yang masuk melalui pintu adalah gembala domba.
3Baginya, penjaga pintu membukakan pintu, dan domba-domba mendengar suaranya, dan dia memanggil domba-dombanya sendiri dengan nama mereka, serta menuntun mereka ke luar.
4Setelah mengeluarkan semua dombanya, dia berjalan di depan mereka dan domba-dombanya akan mengikuti dia karena mereka mengenal suaranya.
5Orang asing tidak akan mereka ikuti, tetapi mereka akan lari darinya karena mereka tidak mengenal suara orang-orang asing.”
6Perumpamaan itulah yang dikatakan Yesus kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa yang baru saja Yesus katakan kepada mereka.
7Oleh sebab itu, Yesus berkata lagi kepada mereka, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, Akulah pintu ke domba-domba itu.
8Semua orang yang datang sebelum Aku adalah pencuri dan perampok, tetapi domba-domba itu tidak mendengar mereka.
9Akulah pintu. Jika seseorang masuk melalui Aku, dia akan diselamatkan, dan akan keluar masuk, serta menemukan padang rumput.
10Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan; Aku datang supaya mereka memiliki hidup, dan memilikinya secara berlimpah.
11Akulah gembala yang baik; gembala yang baik memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba.
12Seorang upahan, bukan seorang gembala, yang bukan pemilik domba-domba itu, melihat serigala datang, dia meninggalkan domba-domba itu dan lari; serigala itu akan menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
13Dia lari karena dia seorang upahan dan tidak peduli dengan domba-domba itu.
14Akulah gembala yang baik. Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
15sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa; dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba itu.
16Aku juga mempunyai domba-domba lain yang bukan dari kandang ini; Aku harus membawa mereka juga, dan mereka akan mendengar suara-Ku; dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
17Karena inilah, Bapa mengasihi Aku, sebab Aku memberikan nyawa-Ku supaya Aku dapat mengambilnya kembali.
18Tidak seorang pun telah mengambilnya dari-Ku, melainkan Akulah yang memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku mempunyai hak untuk memberikan nyawa-Ku, dan Aku juga mempunyai hak untuk mengambilnya kembali. Inilah perintah yang Aku terima dari Bapa-Ku.”
19Sekali lagi, ada perpecahan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan Yesus itu.
20Banyak dari mereka yang berkata, “Dia kerasukan roh jahat dan menjadi gila. Mengapa kalian mendengarkan Dia?”
21Yang lain berkata, “Itu bukan perkataan seorang yang kerasukan roh jahat. Dapatkah roh jahat membuka mata orang buta?”
Yesus dan Bapa adalah Satu
22Pada waktu itu, hari raya Penahbisan berlangsung di Yerusalem. Saat itu musim dingin,
23dan Yesus sedang berjalan di Bait Allah, yaitu di Serambi Salomo.
24Lalu, orang-orang Yahudi berkumpul mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya, “Berapa lama lagi Engkau membiarkan jiwa kami bimbang? Jika Engkau Kristus, katakanlah terus terang kepada kami.”
25Yesus menjawab mereka, “Aku sudah mengatakannya kepadamu, tetapi kamu tidak percaya. Pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku.
26Akan tetapi, kamu tidak percaya karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
27Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku, Aku mengenal mereka dan mereka mengikuti Aku.
28Aku memberikan hidup kekal kepada mereka, dan mereka tidak akan pernah binasa; dan tak seorang pun dapat merebut mereka dari tangan-Ku.
29Bapa-Ku, yang telah memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar daripada semua, dan tidak ada seorang pun dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
30Aku dan Bapa adalah satu.”
31Sekali lagi, orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
32Akan tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Aku telah menunjukkan kepadamu banyak pekerjaan baik dari Bapa, pekerjaan manakah dari antaranya yang membuatmu hendak melempari Aku dengan batu?”
33Orang-orang Yahudi itu menjawab Dia, “Bukan karena suatu pekerjaan baik kami hendak melempari Engkau dengan batu, melainkan karena hujat; dan karena Engkau, yang hanya seorang manusia, menjadikan diri-Mu Allah.”
34Yesus menjawab mereka, “Bukankah tertulis dalam Kitab Tauratmu, ‘Aku telah berfirman, Kamu adalah allah?’
35Jika Allah menyebut mereka yang menerima firman itu ‘allah’, padahal Kitab Suci tidak bisa dibatalkan,
36apakah kamu mengatakan tentang Dia yang telah Bapa kuduskan dan utus ke dalam dunia, ‘Engkau menghujat,’ karena Aku berkata kepadamu, ‘Aku adalah Anak Allah’?
37Jika Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, jangan percaya kepada-Ku.
38Akan tetapi, jika Aku melakukan pekerjaan-pekerjaan itu, meskipun kamu tidak percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu supaya kamu tahu dan mengerti bahwa Bapa di dalam Aku, dan Aku di dalam Bapa.”
39Sekali lagi, mereka mencoba menangkap Yesus, tetapi Ia lolos dari mereka.
40Lalu, Yesus pergi lagi menyeberangi Sungai Yordan menuju tempat Yohanes pertama kali membaptis dahulu dan Yesus tinggal di sana.
41Banyak orang datang kepada-Nya dan berkata, “Meskipun Yohanes tidak melakukan satu tanda ajaib pun, tetapi semua yang dikatakan Yohanes tentang Orang ini benar.”
42Dan, banyak orang menjadi percaya kepada-Nya di sana.
Yohanes 11
Kematian Lazarus
1Ada seorang laki-laki yang sedang sakit, namanya Lazarus dari Betania, kampung Maria dan saudarinya, Marta.
2Maria inilah perempuan yang pernah meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi dan menyeka kaki-Nya dengan rambutnya, yang saudara laki-lakinya, Lazarus, saat itu sakit.
3Sebab itu, kedua saudari ini mengirimkan kabar kepada-Nya dengan berkata, “Tuhan, orang yang Engkau kasihi sedang sakit.”
4Namun, ketika Yesus mendengar kabar itu, Dia berkata, “Penyakit itu tidak akan menyebabkan kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah supaya Anak Allah dimuliakan melaluinya.”
5Yesus memang mengasihi Marta, dan saudara perempuannya, dan Lazarus.
6Jadi, ketika Yesus mendengar bahwa Lazarus sakit, Dia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat Dia berada.
7Sesudah itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita pergi lagi ke Yudea.”
8Para murid berkata kepada-Nya, “Guru, orang-orang Yahudi belum lama ini berusaha melempari Engkau dengan batu, apakah Engkau tetap akan ke sana lagi?”
9Yesus menjawab, “Bukankah ada dua belas jam dalam sehari? Jika seseorang berjalan pada siang hari, dia tidak tersandung karena dia melihat terang dunia ini.
10Akan tetapi, jika seseorang berjalan pada malam hari, dia tersandung karena terang itu tidak ada padanya.”
11Sesudah Yesus berkata demikian, Dia berkata kepada mereka, “Teman kita, Lazarus, sudah tidur, tetapi Aku akan pergi untuk membangunkan dia.”
12Murid-murid berkata kepada-Nya, “Tuhan, jika dia tertidur, dia akan sembuh.”
13Yesus sebenarnya berbicara tentang kematian Lazarus, tetapi murid-murid mengira Dia berbicara tentang tertidur dalam arti istirahat.
14Karena itu, Yesus kemudian berkata dengan terus terang kepada mereka, “Lazarus sudah mati,
15dan Aku senang demi kepentinganmu, Aku tidak ada di sana supaya kamu dapat percaya. Jadi, mari kita pergi kepadanya.”
16Kemudian, Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada murid-murid yang lain, “Mari kita juga pergi supaya kita dapat mati bersama-Nya.”
17Ketika Yesus tiba, Dia mendapati Lazarus sudah ada di dalam kuburan selama empat hari.
18Adapun Betania terletak lima belas stadia jauhnya dari Yerusalem.
19Banyak orang Yahudi telah datang menemui Maria dan Marta, untuk menghibur mereka berkaitan dengan saudaranya itu.
20Ketika mendengar bahwa Yesus sudah datang, Marta pergi dan menyambut-Nya, tetapi Maria tetap tinggal di rumah.
21Marta berkata kepada Yesus, “Tuhan, seandainya waktu itu Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak akan mati.
22Akan tetapi, sekarang ini, aku tahu bahwa apa pun yang Engkau minta dari Allah, Allah akan memberikannya kepada-Mu.”
23Yesus berkata kepadanya, “Saudaramu akan bangkit.”
24Marta menjawab Dia, “Aku tahu dia akan bangkit pada hari kebangkitan pada akhir zaman.”
25Yesus berkata kepadanya, “Akulah kebangkitan dan kehidupan; siapa pun yang percaya kepada-Ku, dia akan hidup walaupun dia sudah mati,
26dan setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati. Apakah kamu percaya akan hal ini?”
27Marta berkata kepada-Nya, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Kristus, Anak Allah, yang datang ke dunia.”
Yesus Menangis
28Setelah mengatakan hal itu, Marta pergi dan memanggil Maria, saudarinya, dan berkata secara pribadi, “Guru ada di sini dan Dia memanggilmu.”
29Mendengar hal itu, Maria segera berdiri dan menemui Yesus.
30Pada saat itu, Yesus belum sampai ke desa itu, tetapi masih di tempat Marta menemui-Nya.
31Orang-orang Yahudi yang bersama Maria di rumah itu, yang sedang menghibur dia, melihat Maria bergegas bangkit dan pergi keluar; mereka mengikuti dia karena mengira dia akan pergi ke kubur untuk menangis di sana.
32Ketika Maria sampai ke tempat Yesus berada, dia melihat Yesus dan tersungkur di kaki-Nya, serta berkata kepada-Nya, “Tuhan, seandainya Engkau ada di sini waktu itu, saudaraku tidak akan mati.”
33Ketika Yesus melihat Maria menangis, dan orang-orang Yahudi yang bersamanya juga ikut menangis, mengeranglah Yesus dalam Roh dan sangat terganggu.
34Yesus bertanya, “Di mana Lazarus kamu kuburkan?” Mereka menjawab Dia, “Tuhan, mari ikut dan lihatlah.”
35Yesus pun menangis.
36Karena itu, orang-orang Yahudi berkata, “Lihatlah! Betapa Dia sangat mengasihi Lazarus!”
37Akan tetapi, beberapa orang di antara mereka berkata, “Tidak bisakah Dia yang telah membuka mata orang buta ini juga membuat Lazarus tidak mati?”
Lazarus Dibangkitkan dari Kematian
38Yesus, yang sekali lagi mengerang dalam diri-Nya, pergi ke kuburan. Kuburan itu adalah sebuah gua, dan sebuah batu diletakkan menutupinya.
39Yesus berkata, “Singkirkan batu itu!” Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya, “Tuhan, sekarang pasti akan ada bau busuk karena dia sudah meninggal selama empat hari.”
40Yesus menjawab dia, “Bukankah Aku sudah mengatakan kepadamu bahwa jika kamu percaya, kamu akan melihat kemuliaan Allah?”
41Jadi, mereka mengangkat batu itu. Kemudian, Yesus menengadah dan berkata, “Bapa, Aku bersyukur kepada-Mu karena Engkau telah mendengarkan Aku.
42Aku tahu bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi karena orang-orang yang berdiri di sekeliling-Ku, Aku mengatakan hal itu supaya mereka percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”
43Setelah mengatakan itu, Yesus berseru dengan suara keras, “Lazarus, keluarlah!”
44Orang yang telah mati itu keluar, tangan dan kakinya masih terikat tali kafan, dan wajahnya masih tertutup kain kafan. Yesus berkata kepada mereka, “Lepaskan kain-kain itu darinya dan biarkan dia pergi.”
Rencana untuk Membunuh Yesus
45Orang-orang Yahudi yang datang mengunjungi Maria, dan melihat apa yang telah Yesus lakukan, menjadi percaya kepada-Nya.
46Akan tetapi, beberapa dari mereka mendatangi orang-orang Farisi dan memberi tahu mereka apa yang telah dilakukan Yesus.
47Karena itu, imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mengadakan pertemuan Sanhedrin dan berkata, “Apa yang akan kita lakukan? Sebab, Orang ini melakukan banyak tanda ajaib.
48Jika kita membiarkan Dia terus seperti ini, semua orang akan percaya kepada-Nya dan orang-orang Roma akan datang untuk merampas tempat ini dan bangsa kita.”
49Akan tetapi, seorang dari mereka yang bernama Kayafas, yang menjadi imam besar pada tahun itu, berkata kepada mereka, “Kalian tidak tahu apa-apa,
50ataupun mempertimbangkan bahwa lebih baik satu orang mati untuk seluruh bangsa daripada seluruh bangsa binasa.”
51Dia tidak mengatakannya dari dirinya sendiri, tetapi sebagai Imam Besar tahun itu, dia bernubuat bahwa Yesus akan mati untuk bangsa itu.
52Dan, bukan untuk bangsa Yahudi saja, melainkan juga untuk mengumpulkan menjadi satu anak-anak Allah yang tersebar.
53Kemudian, sejak hari itu, mereka sepakat untuk membunuh Yesus.
54Karena itu, Yesus tidak lagi berjalan secara terang-terangan di antara orang Yahudi, tetapi Dia pergi dari sana ke wilayah dekat padang belantara ke sebuah kota bernama Efraim; dan Dia tinggal di sana bersama murid-murid-Nya.
55Pada saat itu, Paskah orang Yahudi sudah dekat, dan banyak orang dari wilayah itu pergi ke Yerusalem sebelum Paskah untuk menyucikan diri mereka.
56Lalu, mereka mencari Yesus dan berbicara satu kepada yang lain sementara mereka berdiri dalam bait Allah, mereka saling bertanya, “Bagaimana menurutmu? Apakah Dia sama sekali tidak akan datang ke perayaan ini?”
57Adapun imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah mengeluarkan perintah bahwa jika seseorang tahu di mana Dia berada, orang itu harus melaporkannya supaya mereka dapat menangkap-Nya.