Roma 11-13
Roma 11
Allah Tidak Melupakan Umat-Nya
1Lalu, aku bertanya, apakah Allah menolak umat-Nya? Sekali-kali tidak! Sebab, Aku sendiri adalah seorang Israel, keturunan Abraham, anggota suku Benyamin.
2Allah tidak menolak umat-Nya, yang telah dikenal-Nya dari semula. Tidakkah kamu tahu apa yang Kitab Suci katakan tentang Elia, sewaktu ia mengadukan Israel kepada Allah?
3“Tuhan, mereka telah membunuh nabi-nabi-Mu, mereka telah meruntuhkan mazbah-mazbah-Mu, dan hanya aku seorang diri yang masih hidup, dan mereka mengejar nyawaku.”
4Akan tetapi, apa jawaban Allah kepadanya? “Aku masih menyimpan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang belum sujud menyembah kepada Baal.”
5Demikian juga saat ini, ada suatu sisa, yang dipilih berdasarkan anugerah.
6Akan tetapi, jika berdasarkan anugerah, tidak lagi berdasarkan perbuatan, sebab jika tidak demikian, anugerah bukan lagi menjadi anugerah.
7Lalu, bagaimana? Bangsa Israel gagal memperoleh apa yang dicarinya, tetapi orang pilihan justru memperolehnya, sementara yang lain telah mengeraskan hatinya,
8seperti ada tertulis: “Allah memberi mereka roh yang tidak sadarkan diri, mata yang tidak dapat melihat, dan telinga yang tidak dapat mendengar, bahkan sampai hari ini.”
9Daud berkata: “Biarkan meja perjamuan mereka menjadi jerat dan perangkap, batu sandungan, dan pembalasan bagi mereka.
10Biarlah mata mereka digelapkan supaya mereka tidak dapat melihat, dan punggung mereka dibungkukkan terus-menerus.”
11Jadi, aku bertanya, apakah mereka tersandung supaya mereka jatuh? Sekali-kali tidak! Namun, oleh pelanggaran mereka, keselamatan sampai kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi supaya membuat Israel cemburu.
12Jika pelanggaran mereka menjadi kekayaan bagi dunia, dan jika kegagalan mereka menjadi kekayaan bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi, betapa lebih lagi arti kepenuhan mereka!
13Sekarang aku berbicara kepadamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi, justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap besar pelayananku,
14bagaimana aku dapat membuat saudara sebangsaku cemburu sehingga menyelamatkan beberapa dari mereka.
15Sebab, jika penolakan mereka berarti pendamaian bagi dunia, apa artinya penerimaan mereka selain mendapatkan hidup daripada mati?
16Jika roti hasil buah sulung adalah kudus, seluruh adonan adalah kudus, dan jika akar adalah kudus, cabang-cabangnya juga kudus.
17Akan tetapi, jika beberapa cabang dipatahkan, dan kamu, meskipun kamu adalah tunas liar dicangkokkan di antara cabang-cabang yang lain dan sekarang berbagi dalam akar pohon zaitun yang bergizi,
18jangan menjadi sombong terhadap cabang-cabang itu. Jika kamu sombong, ingatlah, bukan kamu yang menopang akar, melainkan akar yang menopang kamu.
19Seharusnya kamu akan berkata, “Cabang-cabang itu dipatahkan supaya aku dapat dicangkokkan ke dalamnya.”
20Itu benar! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, tetapi kamu berdiri tegak karena iman. Jadi jangan sombong, tetapi takutlah,
21sebab jika Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
22Oleh karena itu, perhatikanlah kebaikan dan kekerasan Allah; kekerasan terhadap mereka yang telah jatuh, tetapi kebaikan Allah kepada kamu jika kamu tetap tinggal dalam kebaikan-Nya. Jika tidak, kamu juga akan dipotong.
23Mereka juga, jika mereka tidak meneruskan ketidakpercayaan mereka, mereka akan dicangkokkan karena Allah memiliki kuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.
24Sebab, jika kamu dipotong dari apa yang secara alami adalah pohon zaitun liar dan dicangkokkan kepada pohon zaitun yang tidak liar, yang berlawanan dengan sifatmu, betapa lebih lagi mereka yang adalah cabang asli, mereka akan dicangkokkan kembali pada pohon zaitun mereka sendiri.
25Saudara-saudara, aku mau kamu memahami rahasia ini supaya kamu jangan menganggap dirimu bijaksana dalam kesombonganmu, bahwa sikap keras kepala telah menimpa sebagian bangsa Israel sampai pada penggenapan bangsa-bangsa lain tiba.
26Dengan demikian, seluruh orang Israel akan diselamatkan. Seperti ada tertulis, “Penebus akan datang dari Sion, dan Ia akan menyingkirkan kefasikan dari Yakub.
27Inilah perjanjian-Ku dengan mereka, ketika Aku mengangkat dosa-dosa mereka.”
28Menurut Injil, mereka adalah musuh Allah demi kamu, tetapi menurut pemilihan, mereka adalah orang-orang yang dikasihi demi nenek moyang mereka.
29Sebab, anugerah dan panggilan Allah tidak dapat dibatalkan.
30Sebab, sama seperti kamu yang dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang telah menerima belas kasih karena ketidaktaatan mereka,
31demikian juga mereka sekarang tidak taat supaya oleh belas kasih yang dinyatakan kepadamu, mereka juga sekarang menerima belas kasih.
32Sebab, Allah telah menempatkan mereka semua dalam ketidaktaatan supaya Ia dapat menunjukkan belas kasihan-Nya kepada semua orang.
Pujian bagi Allah
33Oh, alangkah dalamnya kekayaan dan kebijaksanaan dan pengetahuan Allah! Betapa tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan tidak terduga jalan-jalan-Nya!
34“Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau, siapakah yang dapat menjadi penasihat-Nya?”
35“Atau, siapakah yang pernah memberi hadiah kepada-Nya, sehingga Ia harus membalasnya kembali?”
36Sebab, segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.
Roma 12
Berikanlah Hidupmu kepada Allah
1Karena itu, Saudara-saudara, oleh kemurahan Allah, aku memohon kepadamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah; itulah penyembahanmu rohanimu.
2Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan akal budimu sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.
3Sebab, melalui anugerah yang telah diberikan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu supaya jangan memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang ia harus pikirkan, tetapi masing-masing berpikirlah dengan penilaian yang jernih sesuai ukuran iman yang Allah telah berikan.
4Sebab, sebagaimana satu tubuh, kita memiliki banyak anggota, tetapi masing-masing tidak memiliki tugas yang sama.
5Begitu juga kita, walaupun banyak, tetapi adalah satu tubuh dalam Kristus, dan secara individu adalah anggota bagi yang lain.
Karunia-Karunia Rohani
6Kita memiliki anugerah yang berbeda-beda menurut anugerah yang diberikan kepada kita. Jika dalam bernubuat, baiklah kita menggunakannya secara proporsional dengan iman kita.
7Jika dalam pelayanan, baiklah ia melayani, atau dalam pengajaran, baiklah ia mengajar.
8Atau, jika ia menghibur, baiklah memberikan penghiburan, jika ia memberi, baiklah ia memberi dalam kemurahan hati, jika memimpin, baiklah memimpin dalam kesungguhan, jika ia menunjukkan belas kasih, baiklah melakukannya dengan sukacita.
Nasihat tentang Hidup dalam Kasih
9Hendaklah kasih tidak pura-pura. Bencilah yang jahat, dan berpeganglah pada apa yang baik.
10Hendaklah kamu saling mengasihi dengan kasih persaudaraan dan saling mendahului dalam memberi hormat.
11Janganlah kerajinanmu kendur, hendaklah rohmu menyala-nyala, dan layanilah Tuhan.
12Bersukacitalah dalam pengharapan, tabahlah dalam kesusahan, dan bertekunlah dalam doa!
13Ambillah bagian dalam mencukupi kebutuhan orang-orang kudus, berusahalah untuk menunjukkan keramahan.
14Berkatilah mereka yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk!
15Bersukacitalah dengan mereka yang bersukacita dan menangislah dengan mereka yang menangis.
16Milikilah pikiran yang sama satu sama lain. Jangan memikirkan hal-hal yang tinggi, melainkan bergaullah dengan mereka yang dianggap rendah. Janganlah menganggap dirimu pandai!
17Janganlah membalas kepada siapa pun kejahatan dengan kejahatan. Pikirkanlah apa yang baik di mata semua orang.
18Jika mungkin, jika itu tergantung kepadamu, hiduplah dalam damai dengan semua orang.
19Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri membalas dendam, tetapi berilah tempat kepada murka Allah. Sebab, ada tertulis, “Pembalasan adalah hak-Ku, Akulah yang akan membalasnya,” firman Tuhan.
20“Sebaliknya, jika musuhmu lapar, berilah ia makan, dan jika musuhmu haus, berilah ia minum. Dengan melakukan ini, kamu akan menumpuk bara api di atas kepalanya .”
21Jangan kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.
Roma 13
Ketaatan kepada Peraturan Pemerintah
1Hendaklah setiap orang tunduk kepada pemerintah yang berkuasa sebab tidak ada pemerintah yang tidak berasal dari Allah, pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah.
2Oleh karena itu, siapa pun yang menentang pemerintah, ia menentang ketetapan Allah, dan mereka yang menentang akan mendatangkan hukuman atas dirinya.
3Sebab, penguasa tidak memberi ketakutan bagi yang berbuat baik, tetapi bagi yang berbuat jahat. Maukah kamu hidup dengan tidak takut terhadap pemerintah? Lakukanlah apa yang baik, dan kamu akan mendapat pujian darinya,
4sebab mereka adalah pelayan Allah demi kebaikanmu. Akan tetapi, jika kamu melakukan apa yang jahat, takutlah, sebab bukan tanpa alasan pemerintah menyandang pedang. Mereka adalah pelayan Allah, penuntut balas yang menjalankan murka Allah atas orang yang berbuat jahat.
5Karena itu, kamu harus tunduk, bukan hanya karena murka Allah, tetapi juga karena hati nurani.
6Itulah sebabnya kamu juga membayar pajak, sebab mereka adalah para pelayan Allah yang mengabdikan dirinya untuk hal itu.
7Bayarlah kepada semua apa yang harus kamu bayar; pajak kepada yang berhak menerima pajak, cukai kepada yang berhak menerima cukai, rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut, dan hormat kepada yang berhak menerima hormat.
Mengasihi Orang Lain adalah Hukum yang Utama
8Janganlah berutang apa pun kepada siapa pun, tetapi kasihilah satu dengan yang lain karena orang yang mengasihi sesamanya telah memenuhi Hukum Taurat.
9Sebab, “Jangan berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengingini,” dan jika ada perintah lainnya, semuanya sudah terangkum dalam perkataan ini, “Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.”
10Kasih tidak melakukan kejahatan kepada sesama manusia. Karena itu, kasih adalah penggenapan Hukum Taurat.
11Kemudian, kamu mengetahui waktunya bahwa sekarang inilah saatnya bagi kamu untuk bangun dari tidur; sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat daripada waktu pertama kita percaya.
12Malam sudah berlalu dan siang sudah dekat. Karena itu, marilah kita membuang perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang.
13Marilah kita hidup dengan sopan seperti pada waktu siang hari, bukan dalam pesta pora dan kemabukan, bukan dalam percabulan dan hawa nafsu, dan bukan dalam pertengkaran serta iri hati.
14Akan tetapi, kenakanlah Tuhan Yesus Kristus, dan jangan merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginanmu.