1 Yohanes 2-4
1 Yohanes 2
Yesus Adalah Pembela Kita
1Anak-anakku, aku menuliskan hal-hal ini kepadamu supaya kamu jangan berbuat dosa. Namun, jika ada yang berbuat dosa, kita mempunyai Pembela di hadapan Bapa, yaitu Kristus Yesus, Yang Benar itu.
2Dialah kurban pendamaian bagi dosa-dosa kita. Dan, bukan untuk dosa-dosa kita saja, melainkan juga untuk dosa-dosa seluruh dunia.
3Demikianlah kita tahu bahwa kita mengenal Allah, yaitu jika kita menaati perintah-perintah-Nya.
4Orang yang berkata, “Aku mengenal Allah,” tetapi tidak menaati perintah-perintah-Nya, dia adalah seorang penipu dan kebenaran tidak ada di dalam dia.
5Akan tetapi, siapa yang menaati firman-Nya, kasih Allah telah benar-benar sempurna di dalam dirinya. Demikianlah kita tahu bahwa kita di dalam Dia.
6Orang yang mengatakan bahwa dia tinggal di dalam Allah, dia harus hidup sama seperti Yesus hidup.
Mengasihi Sesama dan Melakukan Keinginan Allah
7Saudara-saudara yang kukasihi, aku tidak menuliskan perintah baru kepadamu, melainkan perintah lama yang sudah kamu miliki sejak semula. Perintah lama itu adalah Firman yang sudah kamu dengar sejak semula.
8Namun, aku juga sedang menuliskan perintah baru bagimu, yang adalah benar di dalam Dia dan di dalam kamu karena kegelapan sedang berlalu dan terang yang benar sekarang bersinar.
9Orang yang mengatakan bahwa dia ada dalam terang, tetapi membenci saudaranya, maka dia masih ada dalam kegelapan sampai sekarang.
10Orang yang mengasihi saudaranya tinggal di dalam terang dan tidak ada satupun yang membuatnya menjadi tersandung.
11Akan tetapi, dia yang membenci saudaranya berada dalam kegelapan dan berjalan dalam kegelapan. Dia tidak tahu ke mana dia pergi karena kegelapan sudah membutakan matanya.
12Aku menulis kepadamu, hai anak-anak, sebab dosa-dosamu sudah diampuni demi nama-Nya.
13Aku menulis kepadamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia sejak dari semula. Aku menulis kepadamu, hai orang-orang muda, karena kamu sudah mengalahkan si jahat. Aku menulis kepadamu, hai anak-anak, karena kamu telah mengenal Bapa.
14Aku menulis kepadamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia sejak dari semula. Aku menulis kepadamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat, dan firman Allah tinggal di dalam kamu, dan kamu sudah mengalahkan si jahat.
15Janganlah mencintai dunia ini atau hal-hal yang ada di dalam dunia. Jika seseorang mencintai dunia, kasih Bapa tidak ada di dalam dia.
16Sebab, semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging, keinginan mata, dan kesombongan hidup tidak berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
17Dunia ini sedang lenyap bersama dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup selama-lamanya.
Jangan Mengikuti Anti-Kristus
18Anak-anakku, sekarang ini adalah zaman akhir; dan seperti yang sudah kamu dengar bahwa anti-Kristus akan datang, bahkan sekarang banyak anti-Kristus telah datang. Demikianlah kita tahu bahwa sekarang adalah zaman akhir.
19Mereka datang dari antara kita, tetapi mereka bukan bagian dari kita. Sebab, jika mereka bagian dari kita, mereka akan tetap bersama kita. Namun, mereka meninggalkan kita sehingga nyata bahwa mereka bukan bagian dari kita.
20Akan tetapi, kamu telah memiliki pengurapan dari Yang Kudus, dan kamu mengetahui semuanya.
21Aku menulis kepadamu bukan karena kamu belum mengetahui kebenaran, melainkan karena kamu mengetahuinya dan karena tidak ada kebohongan yang berasal dari kebenaran.
22Siapakah pembohong itu kalau bukan dia yang menyangkal bahwa Yesuslah Sang Kristus? Itulah anti-Kristus, orang yang menyangkal Bapa maupun Anak.
23Siapa pun yang menyangkal Anak tidak memiliki Bapa. Akan tetapi, setiap orang yang mengakui Anak, dia juga memiliki Bapa.
24Biarlah apa yang sudah kamu dengar sejak semula tetap tinggal di dalammu. Jika apa yang sudah kamu dengar dari semula tetap tinggal di dalammu, kamu juga akan tetap tinggal di dalam Anak dan Bapa.
25Dan, inilah janji yang Dia berikan kepada kita, yaitu hidup kekal.
26Semua hal yang telah kutuliskan kepadamu ini, berkaitan dengan mereka yang berusaha menyesatkanmu.
27Namun, urapan yang sudah kamu terima dari Dia tetap tinggal di dalammu, dan kamu tidak memerlukan orang lain untuk mengajarmu. Akan tetapi, karena pengurapan-Nya itu mengajari kamu tentang segala sesuatu, dan hal itu adalah benar, bukan dusta, sebagaimana Dia telah mengajari kamu, tetaplah tinggal di dalam Dia.
28Sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Dia supaya ketika Dia menyatakan diri, kita memiliki keyakinan diri dan tidak malu di hadapan Dia pada saat kedatangan-Nya.
29Jika kamu tahu bahwa Dia adalah benar, kamu juga tahu bahwa setiap orang yang melakukan kebenaran, lahir dari Dia.
1 Yohanes 3
Kita Adalah Anak-Anak Allah
1Perhatikanlah betapa besarnya kasih yang Bapa karuniakan kepada kita sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu, dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.
2Saudara-saudara yang kukasihi, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi seperti apa keadaan kita nanti belumlah tampak. Namun, kita tahu bahwa ketika Dia datang, kita akan menjadi seperti Dia karena kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
3Setiap orang yang memiliki pengharapan ini di dalam Kristus, dia menyucikan dirinya, sama seperti Kristus adalah suci.
4Setiap orang yang melakukan dosa juga melanggar hukum karena dosa adalah pelanggaran terhadap hukum.
5Kamu tahu bahwa Kristus dinyatakan untuk menghapus dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.
6Setiap orang yang tinggal dalam Dia tidak terus-menerus berbuat dosa. Tidak seorang pun yang berdosa telah melihat atau mengenal Dia.
7Anak-anakku, janganlah biarkan seorang pun menyesatkanmu. Orang yang melakukan kebenaran adalah orang benar, sama seperti Kristus adalah benar.
8Orang yang berbuat dosa berasal dari setan karena setan telah berdosa sejak semula. Anak Allah datang untuk tujuan ini, yaitu menghancurkan perbuatan-perbuatan setan.
9Tidak seorang pun yang lahir dari Allah berbuat dosa karena benih Allah tinggal di dalam dirinya, dan dia tidak dapat berbuat dosa karena dia telah dilahirkan dari Allah.
10Dengan demikian, siapakah anak-anak Allah dan siapakah anak-anak setan menjadi jelas. Orang yang tidak melakukan kebenaran tidak berasal dari Allah, demikian juga orang yang tidak mengasihi saudara-saudaranya.
Saling Mengasihi
11Sebab, inilah berita yang sudah kamu dengar sejak semula, yaitu kita harus saling mengasihi.
12Jangan menjadi seperti Kain, yang berasal dari yang jahat dan yang membunuh adiknya. Dan, mengapa Kain membunuh adiknya? Sebab, perbuatan Kain jahat dan perbuatan adiknya benar.
13Saudara-saudaraku, jangan terkejut kalau dunia ini membencimu.
14Kita tahu bahwa kita sudah keluar dari kematian menuju kehidupan karena kita mengasihi saudara-saudara. Orang yang tidak mengasihi saudaranya tinggal di dalam kematian.
15Setiap orang yang membenci saudaranya adalah seorang pembunuh, dan kamu tahu bahwa tidak ada pembunuh yang mempunyai hidup kekal di dalam dirinya.
16Beginilah kita mengenal kasih, yaitu bahwa Yesus Kristus telah menyerahkan hidup-Nya untuk kita. Jadi, kita juga harus menyerahkan hidup kita untuk saudara-saudara kita.
17Namun, apabila orang memiliki harta duniawi, dan melihat saudaranya sedang membutuhkan, tetapi menutup hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimana mungkin kasih Allah ada di dalam hatinya?
18Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan kata-kata atau lidah, melainkan dengan perbuatan dan kebenaran.
19Dengan ini, kita akan tahu bahwa kita berasal dari kebenaran dan kita akan meneguhkan hati kita di hadapan Allah.
20Sebab, apabila hati kita menyalahkan kita, Allah lebih besar daripada hati kita, dan Dia mengetahui segala sesuatu.
21Saudara-saudaraku yang kukasihi, jika hati kita tidak menyalahkan kita, kita memiliki keyakinan diri di hadapan Allah.
22Apa pun yang kita minta, kita menerimanya dari Allah karena kita menuruti perintah-perintah-Nya dan melakukan apa yang berkenan kepada-Nya.
23Dan, inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya dalam nama Anak-Nya, Kristus Yesus, dan kita saling mengasihi seperti yang telah Dia perintahkan kepada kita.
24Orang yang menaati perintah-perintah Allah tinggal di dalam Dia, dan Allah tinggal di dalam dia. Dengan ini, kita tahu bahwa Allah tinggal di dalam diri kita, oleh Roh yang Allah karuniakan kepada kita.
1 Yohanes 4
Mengenali Roh yang Berasal dari Allah
1Saudara-saudaraku yang kukasihi, jangan memercayai setiap roh, melainkan ujilah roh-roh itu untuk mengetahui apakah mereka berasal dari Allah karena banyak nabi palsu telah datang ke dunia.
2Beginilah kamu mengenali Roh Allah, yaitu setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang dalam wujud manusia berasal dari Allah.
3Setiap roh yang tidak mengakui Yesus, tidak berasal dari Allah. Itu adalah roh anti-Kristus, yang kamu dengar akan datang dan sekarang sudah ada di dunia ini.
4Anak-anakku, kamu berasal dari Allah dan sudah mengalahkan nabi-nabi palsu itu karena Dia yang ada di dalam dirimu lebih besar daripada dia yang ada di dunia.
5Nabi-nabi palsu itu berasal dari dunia. Karena itu, mereka berbicara dari dunia dan dunia mendengarkan mereka.
6Kita berasal dari Allah. Orang yang mengenal Allah mendengarkan kita, tetapi orang yang tidak berasal dari Allah tidak mendengarkan kita. Dengan ini, kita mengetahui Roh kebenaran dan roh penyesat.
Marilah Kita Saling Mengasihi
7Saudara-saudaraku yang kukasihi, marilah kita saling mengasihi karena kasih berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi lahir dari Allah dan mengenal Allah.
8Orang yang tidak mengasihi tidak mengenal Allah karena Allah adalah kasih.
9Demikianlah kasih Allah dinyatakan di antara kita bahwa Allah mengutus Anak-Nya yang Tunggal ke dalam dunia supaya kita dapat hidup melalui Dia.
10Di dalam inilah kasih itu, bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allahlah yang mengasihi kita dan mengirimkan Anak-Nya sebagai kurban pendamaian bagi dosa-dosa kita.
11Saudara-saudara yang kukasihi, jika Allah begitu mengasihi kita, kita juga harus saling mengasihi.
12Belum ada orang yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tinggal di dalam kita dan kasih-Nya itu disempurnakan di dalam kita.
13Dengan ini, kita tahu bahwa kita tinggal di dalam Allah dan Allah di dalam kita karena Allah sudah memberikan kepada kita dari Roh-Nya.
14Dan, kami sudah melihat dan bersaksi bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juru Selamat dunia.
15Setiap orang yang mengaku bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tinggal di dalam dia dan dia di dalam Allah.
16Jadi, kita telah mengetahui dan telah memercayai kasih yang Allah miliki bagi kita. Allah adalah kasih, dan orang yang tinggal di dalam kasih, tinggal di dalam Allah dan Allah di dalam dia.
17Dengan ini, kasih disempurnakan dengan kita supaya kita dapat memiliki keyakinan diri pada Hari Penghakiman karena sama seperti Dia, begitu juga kita di dunia ini.
18Tidak ada ketakutan di dalam kasih, tetapi kasih yang sempurna mengusir ketakutan karena ketakutan berhubungan dengan hukuman. Orang yang takut belum disempurnakan dalam kasih.
19Kita mengasihi karena Dia lebih dahulu mengasihi kita.
20Jika ada orang yang berkata, “Aku mengasihi Allah,” tetapi membenci saudaranya, orang itu adalah penipu. Sebab, orang yang tidak dapat mengasihi saudaranya yang kelihatan, tidak dapat mengasihi Allah yang tidak kelihatan.
21Dan, perintah ini kita terima dari Allah, bahwa setiap orang yang mengasihi Allah, harus mengasihi saudaranya juga.